• Grand Final Lomba Inovasi Produk Enjinia Nusantara 2014

    21 November 2014
    1088 Views
    Grand Final LIPEN 2014

    Proses penjaringan ide sampai pembuatan prototipe produk melalui Lomba Inovasi Produk Enjinia Nusantara (LIPEN) 2014 telah memasuki tahap Grand Final yang akan dilaksanakan di Bogor pada tanggal 23 November 2014.

    Acara ini didukung juga oleh berbagai elemen di Indonesia dari pihak Kementrian Koperasi dan UKM, Japan Indonesia Kaizen Center (JIKC), Nantech LIPI, dan berbagai sponsor baik di dalam maupun luar negeri.

    Melalui Grand Final ini akan dilahirkan produk-produk pilihan yang akan didampingi melalui proses inkubasi sampai produksi massal menggunakan prinsip-prinsip monozukuri.

    Jika tidak ada aral melintang, acara Grand Final LIPEN 2014 ini akan dijadikan tonggal awal gerakan monozukuri nasional melalui peluncuran program “Olimpiade Monozukuri Indonesia”.

    Kami berharap LIPEN ini akan memberikan semangat baru bagi kebangkitan industri nasional Indonesia.

    OMI

    Continue Reading
  • Pengumuman Finalis LIPEN 2014

    21 September 2014
    1999 Views
    piala4

    Setelah mempertimbangkan 5 kriteria penilaian dan hasil tanya jawab dengan peserta, berikut ini kami umumkan 9 tim yang berhak lolos ke tahap Grand Final LIPEN 2014

    Kategori IT
    1    Tim RANGUNPALSAN dari SEKOLAH TINGGI SANDI NEGARA
    2    Tim MLR 02 dari POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA
    3    Tim LAB BOY  dari UNIVERSITAS SRIWIJAYA

    Kategori ECO
    1    Tim BATANI dari INSTITUT PERTANIAN BOGOR
    2    Tim T.O.T dari UNIVERSITAS TELKOM
    3    Tim TIRIUS dari UNIVERSITAS DIPONOGORO

    Kategori HOME
    1    TOTALITAS TIM UNDIP dari UNIVERSITAS DIPONOGORO
    2    Tim KREATIF INOVATIF dari UNIVERSITAS  GAJAH MADA
    3    Tim TRIGENTLE dari UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

    Untuk detil berkaitan dengan acara Grand Final akan dikomunikasikan secara intensif dengan peserta melalui email panitia.lipen@enjinianusantara.org.

    Tim Juri LIPEN 2014
    -Enjinia Nusantara-

    Continue Reading
  • Dirgahayu Republik Indonesia ke-69. (Prakata dari Enjinia Nusantara dan LIPEN 2014)

    17 August 2014
    1357 Views
    logoRI

    Sambutan dari Ketua Enjinia Nusantara:

    Hari ini adalah momentum yang tepat bagi Indonesia untuk benar-benar bangkit dan menjadi negara yang berdikari salah satunya adalah kemandirian dalam industri. Saatnya ide-ide hebat anak bangsa menjadi pondasi kokohnya industri nasional tanpa harus tergantung kepada negara lain.

    Kini semua itu telah ada di depan mata. Saatnya meraih dan mewujudkannya. Tidak ada kata lelah dan putus asa. Semua adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak ada hal besar kecuali berasal dari hal kecil, dan tiada kiprah sekecil apapun kecuali apresiasi yang setinggi-tingginya.

    Jangan sekali-kali berhenti berjuang, bersatu padu, bersinergi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

    Dirgahayu Republik Indonesia ke-69
    Tetap jaya, dan terus jaya di udara

    17 Agustus 2014, Tokyo, Jepang.
    Salam kami

     

    Abdi Pratama
    Enjinia Nusantara
    Dari kami untuk Indonesia
    EnjiniaNusantaraLogo

     

     

    Sambutan dari Ketua LIPEN 2014:

    Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, termasuk bangsa Indonesia yang telah merdeka selama 69 tahun sejak Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno menyatakan kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan ini harus kita artikan sebagai kemerdekaan atau kebebasan sempurna dari penjajahan bangsa asing baik secara langsung maupun tidak langsung. Meskipun kita sadar dan telah ketahui bersama sampai dengan saat ini, penjajahan tidak langsung melalui pembangunan perekonomian oleh campur tangan asing tersebut masih melanda Negeri kita. Modal-modal atau investasi-investasi asing masuk, menghujani deras pasar saham di Ibukota negara kita, maupun di kota-kota besar lainnya tanpa bisa dibendung. Alhasil, ketergantungan terhadap bangsa asing telah melekat di pikiran kita dengan dihantui banyaknya lapangan kerja yang hilang, pengangguran di mana-mana, perekonomian tidak stabil apabila mereka menarik diri dari Indonesia.

    Namun, tidak seharusnya kita berpikir demikian, dengan jumlah penduduk no.3 terbesar di dunia (SDM yang kuat) serta didukung oleh kekayaan alam di bumi dan laut Indonesia yang tak terhingga (SDA yang melimpah ruah), kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia harus percaya diri, harus bangkit dan harus berpikir maju kedepan bahwa Indonesia adalah negara kuat yang mampu bersaing dengan negara-negara maju lainnya.

    “Banyak hal dan cara yang dapat kita lakukan untuk membangun bangsa, namun yang terpenting adalah lakukan hal itu dari diri sendiri terlebih dahulu, ataupun dari hal yang paling kecil di sekitarmu”

    Kita perkumpulan para profesional engineer yang saat ini sedang bekerja, memetik ilmu serta pengalaman di Jepang sebagai bagian dari penerus bangsa berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap hal tersebut di atas. Melalui Enjinia Nusantara (EN) dan programnya yaitu Lomba Inovasi Produk EN 2014 (LIPEN) mengajak masyarakat luas khususnya adik-adik mahasiswa/i generasi bangsa bersama-sama mewujudkan mimpi di atas salah satunya dengan cara membangun dan memajukan industri-industri nasional yang mandiri dan kokoh, mendirikan perusahaan-perusahaan nasional yang berkompeten melalui sebuah Ide cemerlang, melalui sebuah produk handal dan tentunya melalui sebuah semangat kerja keras dan kepercayaan diri yang kuat.

    Melalui LIPEN 2014 ini, alhamdulillah ratusan Ide itupun telah datang, telah kami terima dan telah kami seleksi dengan ketat sejak LIPEN ini pertama kali di umumkan ke publik pada awal Februari 2014 dan telah melalui beberapan tahapan. Dan saat ini puluhan produk hasil buah tangan anak negeri itupun telah siap diluncurkan, siap dikembangkan kembali dan pada akhirnya kita sangat berharap untuk siap dipasarkan secara nasional untuk dapat dinikmati oleh masyarakat luas. Mimpi itu, angan-angan itu, harapan itu sudah berdiri di depan mata, mari kita eksekusi, kita kontrol dan kita kawal hingga akhir.

    Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-69. Merdeka, Merdeka, Merdeka…

     

    Nadhif Rahmawan
    LIPEN 2014
    -Kami bangga menjadi warga Indonesia-

    maskot-LIPEN

     

    Continue Reading
  • Pengumuman Pemenang Tahap 1 LIPEN 2014

    3 August 2014
    1626 Views
    LIPEN

    Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi mahasiswa/i dari seluruh penjuru nusantara yang mengikuti lomba LIPEN 2014. Kami menerima proposal ide yang sangat menarik dengan jumlah total 210 proposal.

    Proses penilaian dilakukan selama 1 bulan oleh tim Juri yang berisi para profesional yang tergabung pada organisasi Enjinia Nusantara. Dengan mempertimbangkan 5 aspek yaitu inovasi, prospek realisasi, manfaat, nilai ekonomis, dan kelokalan, serta belum pernah mendapat penghargaan dari lembaga lain, kami dengan ini mengumumkan tim yang lolos tahap 1 sebagai berikut :

    Kategori Produk IT
    1. tim Rangunpalsan dari Sekolah Tinggi Sandi Negara
    2. tim MLR 02 dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
    3. tim The Antlion dari Universitas Indonesia
    4. tim Juni dari Politeknik Elekronika Negeri Surabaya
    5. tim Gochi Nagata dari Universitas Telkom
    6. tim Lab Boy dari Universitas Sriwijaya
    7. tim IEBTEK Studio dari Universitas Telkom
    8. tim Orenji dari Universitas Gadjah Mada
    9. The Best Team dari Universitas Brawijaya
    10. tim Krismatik dari Universitas Brawijaya

    Kategori Produk Rumah Tangga
    1. tim Kreatif Inovatif dari Universitas Gadjah Mada
    2. tim Happy Fit dari Universitas Indonesia
    3. tim APK316 dari Universitas Telkom
    4. tim Crocatum dari Institut Teknologi Bandung
    5. tim KIA IPB dari Institut Pertanian Bogor
    6. tim Exergy dari Institut Teknologi Bandung
    7. Totalitas tim UNDIP dari Universitas Diponogoro
    8. tim Square Sugar Group dari Institut Teknologi Sepuluh November
    9. tim Trigentle dari Universitas Dian Nuswantoro Semarang
    10. tim Sapu Bersih dari Universitas Gadjah Mada

    Kategori Produk Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
    1. tim T.O.T dari Universitas Telkom
    2. tim UNDIP dari Universitas Diponogoro
    3. tim Tirius dari Universitas Diponogoro
    4. tim Gionova dari Universitas Islam Indonesia
    5. tim ELRITS dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
    6. tim Pilarcell dari Institut Teknologi Sepuluh November
    7. tim Gboard dari Institut Teknologi Bandung
    8. tim Cimesh dari Universitas Indonesia
    9. Sinergi Tim Undip dari Universitas Diponogoro
    10. tim Dipo Spirit dari Universitas Diponogoro
    11. tim Batani dari Institut Pertanian Bogor
    12. tim EPOC dari Institut Teknologi Bandung
    13. Electra team dari Universitas Diponogoro
    14. tim Anak Tani Berdasi dari Institut Pertanian Bogor
    15. tim Arkana dari Universitas Gadjah Mada

    Kepada tim yang lolos tahap kedua, akan diminta untuk merealisasikan idenya dengan membuat prototype/produk. Kemudian membuat video presentasi yang berisi pengenalan produknya, keunggulannya, dan rencana bisnis ke depan selama maksimal 20 menit. Untuk informasi lebih detail tahap selanjutnya akan diumumkan lewat email perwakilan masing-masing tim yang lolos dalam minggu ini.
    Bila ada pertanyaan, silahkan mengkontak email kami di registrasi-lipen@enjinianusantara.org.

    Salam,

    Tim Juri LIPEN 2014
    “Dari kita untuk Indonesia”

    *Mohon maaf atas kesalahan teknis dalam penulisan tim pemenang kategori ECO pada postingan awal pengumuman ini. (latest update 2014/06/07 17:30 JST)

    Continue Reading
  • Profesional di Perantauan Akan Dampingi UMKM di Indonesia

    30 July 2014
    6229 Views
    Dengan Menkop UKM 1

    Dengan Menkop UKM 1

    Tinggal dan bekerja di Jepang ternyata tak melunturkan kepedulian pada pembangunan industri dalam negeri, ini dibuktikan Enjinia Nusantara. Perkumpulan para profesional Indonesia yang bekerja di Jepang ini sepakat menjalin kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) untuk membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

    “Kami ingin berkontribusi secara langsung maupun tak langsung untuk perkembangan industri di Indonesia,” ungkap Abdi Pratama, Ketua Enjinia Nusantara yang berdomisili di Osaka ketika dihubungi Halojepang!, Kamis (18/04).

    Sumbangsih langsung dilakukan melalui pendampingan, pemberdayaan UKM berbasis inovasi dan teknologi sedangkan tak langsung melalui penerbitan buku tentang etos kerja Jepang.

    Awal kerjasama ini terjadi ketika rombongan Kemenkop berkunjung ke Osaka atas undangan pengusaha Jepang. Dalam pertemuan dan diskusi terbatas, Enjinia mengungkapkan keinginannya ikut mengembangkan UKM dengan berbagi pengetahuan yang dimiliki. Hal ini ditanggapi positif dengan ditandatangani nota kesepahaman (MoU) di Osaka (13/4).

    Penandatanganan MoU dilakukan Agus Muharram, Seskemenkop UKM dan Abdi Pratama, Ketua Enjinia Nusantara. Penandatanganan surat kerja sama ini juga disaksikan oleh Ketua Japan Indonesia Kaizen Center (JIK-C) Sigit Widodo, dan Konsul Jenderal RI Ibnu Hadi.

    Abdi menambahkan, “Kini ada beberapa anggota Enjinia yang sudah di Indonesia, baik pindah kerja maupun mendirikan perusahaan, sehingga bisa berhubungan langsung dengan UKM.”

    Tahap awal, Enjinia akan memetakan UKM yang ada dan kapasitas yang dimiliki untuk membantu. Mereka juga akan melakukan Genchi Genbutsu (melihat secara langsung) ke lapangan kondisi UKM di Indonesia, kemudian bersinergi untuk melakukan inovasi berdasarkan keilmuan dan pengalaman yang dimiliki selama bekerja sebagai praktisi profesional di dunia industri Jepang.

    Sementara itu pada kesempatan terpisah, Muhammad Taufiq, Staf Ahli Kemenkop menyatakan,”Tahap awal Kemenkop akan melakukan pendataan UKM dan mencocokkan dengan kebutuhan. Kemudian data akan dikirim ke Enjinia sehingga bisa dipilih mana yang akan didampingi.”

    Taufiq juga mengatakan kemungkinan pendampingan bisa berupa pengetahuan tentang proses produksi, pengemasan produk dan pemasarannya. Sebagai contohnya sekarang ada pengembangan kelapa dan produk turunannya. Sabut misalnya, bisa diolah untuk menjadi bahan atap, pengisi jok mobil.

    Kegiatan paling dekat yang akan dilakukan adalah peluncuran buku tulisan para profesional di Jepang mengenai budaya kerja di Jepang pada bulan Mei mendatang di Kemenkop.

    Enjinia Nusantara adalah perkumpulan para profesional Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan baik Diploma, Sarjana, Master, ataupun Doktor di salah satu universitas di Jepang dan kemudian melanjutkan bekerja sebagai profesional di industri Jepang. Perkumpulan yang didirikan di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka ini memiliki anggota sekitar 99 orang profesional yang bekerja di Jepang dengan sekitar 60% anggota berpartisipasi aktif.  Meskipun namanya berasal dari kata ‘Engineering’, bidang keahlian anggotanya beragam.

    Sumber : http://www.halojepang.com/sosialpendidikan/6888-enjinia

    Continue Reading